Mengangkat Kedua Tangan Pada Saat Khutbah Jum’at Dan Mengusap Wajah Sesudah Berdo’a


Ismail bin Marsyud bin Ibrahim Ar-Rumaih

Pertanyaan.
Syaikh Abddul Aziz bin Baz ditanya : “Apa hukumnya mengangkat kedua tangan bagi makmum tatkala mengamini doa imam pada waktu khutbah Jum’at. Dan apa hukumnya mengeraskan ucapan amin ?”

Jawaban.
Tidak ada anjuran baik bagi imam maupun bagi makmum untuk mengangkat tangan tatkala berdo’a pada waktu khutbah jum’at sebab Rasulullah
SAW dan para Khulafaurrasyidun tidak melakukan hal tersebut.

Akan tetapi jika berdoa istisqa di dalam khutbah Jum’at, maka dianjurkan bagi imam dan makmum untuk mengangkat tangan pada waktu berdoa istisqa, kerana pada waktu Rasulullah SAW membaca do’a istisqa, beliau mengangkat tangannya dan juga para jama’ah bersama beliau.

Allah SWT berfirman.

“Ertinya : Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu” (Al-Ahzab : 21)

Dibolehkan membaca amin bagi makmum pada waktu mendengar doa imam pada saat khutbah Jum’at asalkan tanpa mengeraskan suara.

(Fatawa Islamiyah 1/427)

MENGUSAP WAJAH SESUDAH BERDOA

Sebahagian orang sesudah berdoa mengusap wajah dengan kedua telapak tangannya, padahal tidak ada hadits satupun yang shahih yang membenarkan perbuatan tersebut. Yang paling baik adalah mengikuti sunnah Rasul dan yang paling buruk adalah segala tindakan menentang sunnah Rasulullah SAW. Seorang yang berdoa hendaknya tidak mengusapkan kedua telapak tangan sesudah berdoa, sebab tanpa itu dia akan mendapat pahala.

Abu Daud berkata bahawa saya mendengar Imam Ahmad ditanya oleh salah seorang tentang hukum mengusap wajah sesudah berdoa, maka beliau menjawab : “Saya tidak pernah mendengar itu dan saya tidak pernah mendapatkan sesuatu tentang itu. Abu Daud berkata : Saya tidak pernah melihat Imam Ahmad mengerjakan hal itu. (Abu Daud dalam Masail Imam Ahmad hal.71)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata bahawa mengangkat tangan pada saat berdoa adalah sunnah berdasarkan hadits-hadits yang sangat banyak, tetapi tentang mengusap wajah dengan kedua telapak tangan tidak saya temui kecuali satu atau dua hadits, itupun tidak boleh dipakai sebagai dasar amalan tersebut.(Majmu Fatawa 22/519)

Syaikh Al-Izz bin Abdussalam berkata bahawa tidaklah mengusap wajah dengan kedua telapak tangan sesudah berdoa kecuali orang-orang bodoh saja. (Fatawa Izz bin Abdussalam)

(Disalin dari buku Jahalatun Nas Fid Du’a edisi Indonesia Kesalahan Dalam Berdo’a hal. 75-76 &81-82ul Haq)

Kategori: Do’a Dan Dzikir
Sumber: http://
www.almanhaj.or.id
Tanggal: Minggu, 30 Januari 2005
09:04:51 WIB

Produced by SalafiDB 3.0 (freeware)
http://salafidb.googlepages.com

Advertisements

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s