al-quran sebagai jampi

Quote:
Ada tak hadith sahih lainnya yang menunjukkan bacaan ruqyah Rasulullah dengan menggunakan ayat Al-Quran?

Bismillah
wassolatu wassalam ‘ala rasulillah SAW,

Firman Allah (17:82):

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآَنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

“Dan Kami turunkan dari Al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Qur’an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.”

Dan Firman Allah SWT (10:57):

يَا أَيُّهَا النَّاسُ قَدْ جَاءتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَاء لِّمَا فِي الصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

“Wahai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.”

Telah berkata Imam Ibn Qayyim: Al-Quran adalah penawar yang lengkap bagi semua jenis penyakit hati dan penyakit badan, penyakit dunia dan penyakit akhirat. Dan bukan semua orang layak dan berjaya untuk berubat dengan al-Quran. Jika orang mengubati itu menggunakan penawar ini dengan keyakinan dan keimanan, penerimaan yang penuh, iktikad yang kuat serta menepati semua syaratnya, maka tiada penyakit yang dapat mengatasinya.

Bagaimana penyakit mampu untuk mengatasi Kalam Tuhan sekalian bumi dan langit yang jika diturunkan kepada gunung akan berkecai atau diturunkan ke atas bumi akan terbelah?! Tidak ada suatu penyakit hati dan badan melainkan terdapat di dalam Al-Quran dalil yang menunjukkan ubat dan sebabnya. (Zadul Ma3ad: 4/322-323)

Imam Ibn Qayyim menyebut lagi (Zadul Ma3ad: 4/167-169): Ruqyah digunakan adalah untuk menjaga kesihatan dan mengubati penyakit.

Pertama: Menjaga Kesihatan, contohnya ada disebut dalam Sahih Bukhari dan Muslim:

Diriwayatkan dari Aisyah: Setiap kali Rasulullah s.a.w hendak tidur (malam hari) Nabi s.a.w menangkupkan kedua tangannya dan meniupnya setelah membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq dan Al-Nas, lalu mengusapkannya ke seluruh bagian tubuhnya. Dimulai dari kepala, wajah, dan bahagian depan tubuhnya. nabi s.a.w melakukannya tiga kali.

Contohnya lagi dalam Sahih Bukhari dan Muslim:

Dari Ibnu Mas’ud Al Anshari r.a., katanya Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang membaca kedua ayat itu, yakni dari akhir surah Al Baqarah, nescaya keduanya akan memeliharanya dari bencana.”

Kedua: Mengubati penyakit, contohnya ruqyah dengan surah al-Fatihah seperti apa yang disebut dalam Sahih Bukhari dan Muslim:

Diriwayatkan dari Abu Sa’id r.a.: Sebagian para sahabat Nabi s.a.w melakukan perjalanan hingga malam hari mereka tiba di suatu tempat yang menjadi daerah kekuasaan suatu suku Arab. Para sahabat Nabi s.a.w meminta para penduduk untuk memperlakukan mereka sebagai tamu, tetapi mereka menolak. Kepala suku Arab itu digigit seekor ular berbisa dan orang-orang dari suku itu berusaha mengubatinya tetapi sia-sia. Mereka berkata (satu sama lain), ‘Tidak ada yang dapat mengubatinya, pergilah kamu menemui orang-orang yang tinggal di daerah ini malam ini, mungkin mereka memiliki ubat penawar racun.” Beberapa orang menemui para sahabat nabi s.a.w dan berkata,”Wahai Kafilah pemimpin kami digigit ular berbisa. Kami telah berusaha mengubati semampu, tetapi sia-sia. Apakah kalian memiliki ubatnya?” Salah seorang dari sahabat nabi s.a.w berkata, “Ya, Demi Allah! Aku akan membaca ruqyah untuknya, tetapi kerana kami telah ditolak menjadi tamu kalian aku tidak dapat membacakan ruqyah kecuali apabila kalian memberikan kami upah untuk itu.” Mereka setuju membayar dengan sejumlah biri-biri. Kemudian salah seorang sahabat nabi s.a.w pergi (Ke tempat mereka) dan membaca (ayat dari surah AlFatihah): Alhamdulillah Rabbal-alamin (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam), dan menipu tubuh si kepala suku yang seketika tampak sihat kembali, seakan-akan telah terbebas dari semacam ikatan, lalu bangun dan mulai berjalan, tidak menunjukkan tanda-tanda kesakitan, Mereka pun membayar dengan upah yang telah disepakati sebelumnya. Sebagian dari mereka (Para sahabat nabi s.a.w menyarankan agar mereka membagi rata upah itu, tetapi salah seorang dari mereka menolak dan berkata, “jangan dahulu dibagikan sebelum kita bertemu dengan Rasulullah s.a.w , untuk menceritakan apa yang telah kita alami, dan menunggu perintahnya.” Maka mereka pun pergi menemui Rasulullah s.a.w setelah mendengar seluruh cerita mereka, Rasulullah s.a.w bersabda, “bagaimana kamu tahu Surah Al-Fatihah dapat dibacakan sebagai ruqyah?” Kemudian nabi s.a.w menambahkan, “Apa yang telah kalian lakukan benar. bagi rata upah kalian, dan berilah aku bagian.” sambil mengatakan hal itu Rasulullah s.a.w tersenyum jenaka.

Wallahu a3lam

al-ahkam 

Advertisements

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s