Terlewat Solat Jumaat

Assalamu’alaikum warahmatuLlahi wabarakatuh,

Saya mohon dijelaskan tentang apa yang harus saya lakukan kalau saya terlambat shalat jumaat? Apakah saya shalat Jumaat sendirian atau saya shalat Dzhuhur saja?

Dan sekalian juga mohon dijelaskan tentang batasan terlambat, apakah bila tidak ikut mendengar khutbah atau memang tidak ikut shalat, atau pada rakaat berapa?

Demikian pertanyaan saya dan terima kasih sebelumnya atas kesediaan ustadz menjawabnya.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Abu Abu
namauser at eramuslim.com

Jawapan

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Para ulama telah bersepakat bahwa sesiapa yang tertinggal daripada mengikut jamaah shalat jumaat, maka wajib shalat empat rakaat iaitu shalat zhuhur. Sedangkan batas apakah seseorang itu boleh dikatakan masih ikut shalat jumaat atau tidak adalah bila minima masih mendapat satu rakaat bersama imam dalam shalat jumaat.

Misalnya, pada shalat jumat ada seorang yang terlambat. Lalu dia ikut shalat bersama imam, sedangkan saat itu imam sudah berada pada rakaat kedua tapi belum lagi bangun daripada ruku’. Maka bila makmum itu masih sempat ruku’ bersama imam, bererti dia telah mendapat satu rakaat bersama imam. Dalam hal ini, dia mendapatkan shalat jumat kerana minima ikut satu rakaat. Jadi bila imam mengucapkan salam, maka dia berdiri lagi untuk menyelesaikan satu rakaat lagi.

Tapi bila dia tidak sempat bersama imam pada saat ruku’ di rakaat kedua, maka dia tidak mendapat minima satu rakaat bersama imam. Yang wajib dilakukannya adalah tetap ikut dalam jamaah itu, tetapi berniat untuk shalat zhuhur.

Bila seseorang masuk masjid untuk shalat jumat, tetapi imam sudah i’tidal (bangun dari ruku’) pada rakaat kedua, maka saat itu dia wajib takbiratul ihram dan langsung ikut shalat berjamaah bersama imam tapi niatnya adalah shalat zhuhur. Bila imam mengucapkan salam, maka dia berdiri lagi untuk shalat zhuhur sebanyak 4 rakaat. Ketentuan ini berdasarkan sabda Rasulullah SAW:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ مَرْفُوعًا مَنْ أَدْرَكَ رَكْعَةً مِنْ الصَّلَاةِ فَقَدْ أَدْرَكَهَا

Dari Abi Hurairah ra.”Siapa yang mendapatkan satu rakaat bersama imam, maka dia terhitung (mendapat) shalat itu”. (Hadits Muttafaq Alaihi: Bukhari no. 580, Muslim 607).

من أدرك ركعة من صلاة الجمعة أو غيرها فقد أدركت الصلاة

Dari Abdullah bin Umar ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mendapatkan satu rakaat pada shalat Jumat atau shalat lainnya, maka dia terhitung (mendapat) shalat itu”.

Selain kedua dalil ini adalah beberapa hadits lain yang senada yang diriwayatkan oleh An-Nasai, Ad-Daruquhtuni dan lainnya.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc
http://www.eramuslim.com/ustadz/shl/6a18025949-terlambat-shalat-jumat-harus-bagaimana.htm

Advertisements

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s